Diimbangi Wolfesberger di Liga Europa, Pelatih Roma Sebut Timnya Terlalu Jemawa

AS Roma harus menerima hasil imbang di laga terakhir penyisihan grup J Liga Europa saat menghadapi Wolfersberger. Laga ini berlangsung di kandang Serigala Roma di Stadion Olimpico. Namun demikian tuan rumah hanya mampu meraih satu poin di laga kandang ini.

Hasil imbang ini tentu diluar prediksi Roma. Selain tampil di kandang sendiri, di atas kertas Roma lebih diunggulkan karena memiliki armada yang lebih mumpuni. Pelatih Roma, Paulo Fonseca pun angkat bicara terkait sebab raihan hasil imbang itu.

Menurut pelatih asal Italia itu, timnya gagal memenangi pertandingan karena terlalu jemawa. Sebelum pertandingan, Roma terlalu optimistis bakal meraih kemenangan dengan mudah. Ternyata saat berlaga di lapangan pertandingan, situasi menjadi berbeda. Apa yang diharapkan tidak sesuai kenyataan.

“Kami mencapai tujuan kami untuk melaju ke fase gugur. Sangat penting untuk meraih kemenangan, namun kami tidak bermain dengan sikap tepat,” tandas Fonseca.

Lebih lanjut Fonseca mengatakan hal tersebut merupakan kesalahan yang dibuat timnya sendiri. Mengawali pertandingan tidak dengan sikap yang tepat. Ternyata lawan mampu menunjukkan diri sebagai tim yang baik dan patut diperhitungkan.

“Jelas, kami membuat kesalahan dengan berpikir kami akan meraih kemenangan sebelum laga dimulai. Namun Wolfsberg adalah tim yang baik,” sambungnya.

Sikap kurang tepat para pemain Roma ini membuat lawan mampu memanfaatkan dengan baik. Performa Roma terlihat kurang meyakinkan dengan banyaknya peluang yang terbuang sia-sia.

“Kami membuat banyak kesalahan, mereka menekan kami dan itu normal. Kami banyak membuat kesalahan sehingga tidak bisa mendapatkan hasil yang kami inginkan,” pungkasnya.

Sekalipun hanya meraih hasil imbang, Roma tetap berhak atas satu tiket ke babak 32 besar. Selain AS Roma, wakil Italia lainnya yang lolos ke babak selanjutnya adalah Inter Milan. Sementara itu tim-tim unggulan lainnya yang lolos adalah Arsenal, Manchester United, Ajax Amsterdam, dan Sevilla.

Liga Primer Inggris menjadi satu-satunya yang mengirim wakil lengkap ke babak knock out. Sementara itu La Liga Spanyol diwakili oleh Sevilla dan Espanyol. Liga Portugal diwakili oleh Benfica dan FC Porto. RB Salzburg menjadi salah satu wakil Bundesliga Jerman di kompetisi kasta kedua antarklub di benua biru. Wakil lainnya dari Jerman adalah Bayer Leverkusen.

Tim-tim unggulan ini akan bersaing dengan tim-tim non unggulan untuk melangkah ke babak 16 besar. Namun demikian belum diketahui siapa lawan masing-masing di babak 32 besar lantaran masih menunggu jadwal undian yang akan digelar dalam waktu dekat.

 

 

 

 

Sempat Tertinggal 2 Gol, Arsenal Petik Hasil Imbang Kontra Standard Liege

Arsenal hanya mampu meraih hasil imbang saat menghadapi Standard Liege di pertandingan terakhir penyisihan Grup F Liga Europa. Tampil di kandang lawan di Stadion Maurice Dufrasne, pada Kamis, 12 Desember 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB, The Gunners bermain imbang dengan skor 2-2.

Arsenal sebenarnya lebih dulu tertinggal dua gol setelah Samuel Bastien dan Selim Amallah menggetarkan gawang Emiliano Martinez di menit ke-47 dan 69. Arsenal kemudian bangkit untuk menyamakan kedudukan melalui aksi Alexandre Lacazette di menit ke-78 dan Bukayo Saka di menit ke-81.

Hasil imbang ini membuat perolehan poin Arsenal menjadi 11 dari enam pertandingan. Arsenal pun lolos dengan status juara grup F. Arsenal unggul dua poin dai Entracht Frankfurt. Sementara itu hasil imbang ini belum cukup meloloskan Standard Liege ke babak 32 besar karena masih kalah satu poin dari Frankfurt.

Sekalipun bertindak sebagai tim tamu, Arsenal mampu menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bola Arsenal mencapai lebih dari 50 persen. Selain itu tim tamu memiliki peluang lebih banyak dengan enam kesempatan melepaskan tembakan, berbanding empat milik tuan rumah.

Namun demikian tim tamu lebih dulu kebobolan dua gol di awal babak kedua, masing-masing dari sepakan Samuel Bastien yang berbelok arah setelah mengenai Sokratis dan sepakan Amallah yang mengenai bek Arsenal, Konstantinos Mavropanos.

Arsenal sukses mengejar ketertinggalan melalui sundulan Lacazette dan sepakan terarah Bukayo Saka. Skor imbang sempat membuat pertandingan berjalan menarik. Namun tidak ada gol yang tercipta hingga laga usai.

Pelatih Arsenal, Freddie Ljungberg mengakui timnya tampil baik di laga tersebut. Namun ia menyayangkan timnya yang gagal memanfaatkan peluang untuk mencetak gol di babak pertama.

“Kami bermain bagus sesuai rencana permainan di babak pertama, pemain lawan tidak bisa melakukan tembakan tepat sasaran. Kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol sebelum jeda,” beber Ljungberg.

Susunan pemain Standard Liege versus Arsenal:

Standard Liege (4-5-1): 16-Arnaud Bodart; 2-Collins Fai, 3- Zinho Vanheusden, 34-Konstantinos Laifis, 24-Nicolas Gavory; 10-Mehdi Carcela-Gonzalez, 28-Samuel Bastien, 19-Selim Amallah(22-Maxime Lestienne 85′), 8-Gojko Cimirot, 40-Paul-Jose M’Poku; 9-Renaud Emond(25-Felipe Avenatti 46′).

Pelatih: Michel Preud’homme

Arsenal (3-4-3): 26-Emiliano Martinez; 27-Konstantinos Mavropanos, 23-David Luiz, 5-Sokratis Papastathopoulos(35-Gabriel Martinelli 70′); 77-Bukayo Saka, 29-Matteo Guendouzi, 28 Joe Willock, 15-Ainsley Maitlnad-Niles(21-Callum Chambers 78′); 32-Emile Smith-Rowe (14-Pierre-Emerick Aubameyang 85′), 9-Alexandre Lacazette, 24-Reis Nelson.

Pelatih: Freddie Ljungberg

Laga Hidup Mati AS Roma di Matchday 5 Liga Europa Dini Hari Nanti

AS Roma akan menjalani pertandingan penting di matchday kelima Liga Europa pada Kamis, 28 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Pertandingan kontra Istanbul Basaksehir akan menentukan langkah Roma ke babak selanjutnya.

Saat ini Serigala Roma berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup J dengan raihan total lima poin dari empat pertandingan. Roma kalah selisih gol dari Borussia Moenchengladbach dan berjarak dua poin dari Istanbul di posisi teratas.

Bila Roma gagal meraih kemenangan di laga ini maka pintu ke babak 16 besar bakal tertutup. Sementara itu Istanbul hanya perlu menjaga tren positif agar tetap berada di posisi teratas.

Menghadapi pertandingan ini Roma memiliki modal penting dari pentas domestik. Mereka sukses memetik kemenangan atas Brescia akhir pekan lalu. Roma menang telak tiga gol tanpa balas. Chriss Smalling tampil gemilang di laga tersebut dengan mencetak satu gol.

“Saya menikmati sepakbola saya dan saya kira tim, seperti yang bisa Anda lihat, juga menikmati permainan kami. Kami harus jalan terus karena perjalanan masih panjang,” beber Smalling.

Sementara itu pelatih Roma, Paulo Fonseca akan mengerahkan segenap kemampuan untuk meracik strategi terbaik. Tidak hanya itu ia bahkan akan kembali menggunakan jurus maut yakni berteriak kepada para pemainnya.

“Terkadang Anda perlu meninggikan suara. Di babak pertama kami mendapatkan celah-celah, tapi tak bermain dengan tempo yang tepat, kami tak cukup agresif. Jadi kami harus mengubahnya,” beber Fonseca.

“Pendekatan saya itu tergantung pada situasi. Beberapa kali saya marah di ruang ganti, di kesempatan lainnya saya dengan kalem menjelaskan ke para pemain baik secara kolektif dan individu, apa yang perlu mereka lakukan,” sambungnya.

Head to head kedua tim:

20-09-2019 Roma 4-0 Basaksehir (UEL).

5 Pertandingan Terakhir Istanbul Basaksehir:

29-10-2019 Basaksehir 2-2 Trabzonspor (Liga)

02-11-2019 Alanyaspor 0-0 Basaksehir (Liga)

08-11-2019 Wolfsberger 0-3 Basaksehir (UEL)

10-11-2019 Basaksehir 2-1 Ankaragucu (Liga)

23-11-2019 Galatasaray 0-1 Basaksehir (Liga).

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

31-10-2019 Udinese 0-4 Roma (Serie A)

02-11-2019 Roma 2-1 Napoli (Serie A)

08-11-2019 Gladbach 2-1 Roma (UEL)

11-11-2019 Parma 2-0 Roma (Serie A)

24-11-2019 Roma 3-0 Brescia (Serie A).

Perkiraan Starting Line-up Istanbul Basaksehir versus AS Roma:

Istanbul Basaksehir (4-2-3-1): Gunok; Caicara, Ponck, Skrtel, Clichy; Topal, Tekdemir; Visca, Kahveci, Gulbrandsen; Crivelli.

Pelatih: Okan Buruk.

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Spinazzola, Mancini, Smalling, Kolarov; Diawara, Veretout; Under, Zaniolo, Kluivert; Dzeko.

Jadwal Pertandingan Jumat, 8 November: Matchday 4 Liga Europa

Liga Europa akan memasuki pekan keempat pada Jumat, 8 November 2019 dini hari WIB. Sejumlah pertandingan menarik akan digelar. Salah satu laga menarik adalah pertemuan antara Manchester United kontra Partizan Belgrade.

Laga ini akan digelar di markas Setan Merah  di Stadion Old Trafford pada Kamis, 7 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri tentu membuat Setan Merah akan mendapat dukungan lebih. Ditambah lagi kemenangan di laga ini akan memuluskan mereka ke babak selanjutnya. Di pertandingan sebelumnya, Setan Merah sukses membungkam Partizan satu gol tanpa balas berkat gol penalti Anthony Martial.

Di laga ini armada Ole Gunnar Solskjaer tentu mengincar kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat United makin nyaman di puncak klasemen Grup L. Saat ini United sudah mengemas tujuh poin, unggul dua poin atas AZ Alkmaar di urutan kedua dan tiga poin dari Partizan. Sementara itu posisi buncit di grup ini ditempati Astana yang belum mendulang satu poin pun.

“Prioritas sekarang adalah mengembalikan pemain dalam kondisi bugar dan melaju ke babak berikutnya [di ajang Liga Europa],” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan pihaknya masih belum memutuskan pemain yang akan diboyong di bursa transfer musim dingin nanti.

“Kami selalu melihat jangka panjang dengan transfer, mungkin takkan ada, mungkin ada satu pemain, bisa jadi dua di bulan Januari. Selalu di musim panas… anda tak

Pertandingan lain yang tak kalah menarik adalah duel antara AS Roma kontra Borussia Monchengladbach.

Di pekan keempat ini, Roma akan melakoni laga tandang ke markas Monchengladbach. Klub Bundesliga Jerman itu sedang dalam situasi kurang baik di pentas Liga Europa. Mereka adalah penguin dasar klasemen dengan baru mengemas dua poin, tertinggal dua poin dari Wolfsberger dan Istanbul Basaksehir di urutan kedua dan ketiga.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Jumat, 8 November 2019:

UEFA EUROPA LEAGUE

00:55 WIB – Dudelange vs Sevilla – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
00:55 WIB – Lazio vs Celtic – Champions TV 1 (Live)
00:55 WIB – LASK vs PSV Eindhoven – Champions TV 2 (Live)
00:55 WIB – Standard Liege vs Eintracht Frankfurt – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Manchester United vs Partizan Belgrade – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Rangers vs Porto – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Borussia Monchengladbach vs AS Roma – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – Feyenoord Rotterdam vs Young Boys – Vidio, Usee Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Ekuador vs Italia – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Paraguay vs Argentina – Mola TV (Live)

A-LEAGUE

15:30 WIB – Melbourne City vs Central Coast Mariners – beIN Sports 2 (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Kerala Blasters vs Odisha – Fox Sports 3 (Live)

AFC U-17 CHAMPIONSHIP QUALIFICATION

19:00 WIB – Hong Kong vs Indonesia – RCTI, Mola TV (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Arema FC vs Madura United – Indosiar (Live)

 

 

Prediksi Arsenal Vs Vitoria di Liga Europa

Arsenal akan menjalani pertandingan ketiga penyisihan grup F Liga Europa pada Kamis, 24 Oktober 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. The Gunners akan bertindak sebagai tim tamu saat menjamu Vitoria de Guimaraes di Stadion Emirates.

Sebagai tuan rumah skuad Meriam London tentu lebih diunggulkan. Saat ini Arsenal berada di puncak klasemen dengan perolehan total enam poin dari dua pertandingan. Arsenal unggul tiga poin dari Standard Liege. Sementara itu Vitoria yang mendekam di dasar klasemen karena belum juga meraih poin dari dua laga yang telah dijalani. Posisi ketiga di grup ini ditempati klub Bundesliga Jerman, Eintracht Frankfurt yang hanya kalah selisih gol dari Standard Liege.

Namun demikian Arsenal sedang dalam modal kurang bagus usai menelan pil pahit di pertandingan terakhir di pentas Liga Primer Inggris beberap awaktu lalu. Saat itu tim besutan pelatih Unay Emery itu takluk dari tim promosi Sheffield United di pertandingan kesembilan.

Kekalahan ini membuat Arsenal menjadi sasaran kritik, terutama sang pelatih, Unay Emery. Meski begitu, Emery berdalih dan menyerang balik para kritikus.

“Saya pernah menyebut mereka sebagai ‘bayi saya’ 10 tahun lalu, dan mereka masih sama, saat saya melihat mereka dan berpikir bahwa mereka adalah ‘bayi saya’… itu kebenarannya – saya tidak mengurangi rasa hormat saat mengatakan itu,” beber Emery.

Lebih lanjut mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu mengatakan Arsenal di tangannya terlihat lebih baik dari sebelumnya. Baginya pencapaian tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran.

“Terkadang kami melupakan memori dan kami harus dibuat teringat kembali. Saat saya tiba di sini, tim ini membutuhkan pembenahan agar bisa lebih kompetitif,” sambungnya.

Pelatih asal Prancis itu mengatakan sejak tiba di Emirates Stadium ia terus melakukan pembenahan. Ia bahkan mengakui timnya pernah memainkan pertandingan yang menarik dan tahun ini mereka sedang berproses untuk menjadi lebih baik.

“Saya pikir tahun lalu saya mulai membenahi tim agar bisa bersaing, di mana ada beberapa pertandingan yang sangat bagus dimainkan dengan kreativitas. Tahun ini kami sedang berproses, tapi kami butuh kesabaran,” lanjutnya

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

25-09-2019 Arsenal 5-0 Nott Forest (Carabao Cup)

01-10-2019 MU 1-1 Arsenal (EPL)

04-10-2019 Arsenal 4-0 Standard Liege (UEL)

06-10-2019 Arsenal 1-0 Bournemouth (EPL)

22-10-2019 Sheffield United 1-0 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Vitoria:

19-09-2019 Standard Liege 2-0 Vitoria (UEL)

23-09-2019 Tondela 1-3 Vitoria (Liga)

29-09-2019 Vitoria 1-0 Pacos Ferreira (Liga)

04-10-2019 Vitoria 0-1 Frankfurt (UEL)

19-10-2019 Sintra Football 1-1 Vitoria (Piala Liga).

Prediksi susunan pemain Arsenal versus

Arsenal (4-2-3-1) Emiliano Martínez; Kieran Tierney, Rob Holding, Shkodran Mustafi, Hector Bellerin; Lucas Torreira, Dani Ceballos; Bukayo Saka, Joe Willock, Maitland-Niles; Lacazette.

Pelatih: Unay Emery

Vitoria de Guimaraes (4-5-1) Silva; Hanin, Henrique, Tapsoba, Soares; Davidson, Evangelista, Pepe, Poha, Edwards; Bonatini.

Pelatih: Ivo Vieira