Menang Telak di Coppa Italia, Pelatih Inter Senang

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte tak kuasa menahan kegembiraan usai timnya sukses memetik kemenangan di Coppa Itaia pada Selasa, 14 Januari 2020 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza, Inter mencatatkan kemenangan telak atas tamunya Cagliari dengan skor 4-1.

Antonio Conte tak kuasa menahan kegembiraannya. Menurut mantan pelatih Chelsea itu, kemenangan ini tidak lepas dari kontribusi para pemain termasuk para pemain yang jarang tampil.

“Saya benar-benar senang, itu adalah respons yang bagus dari para pemain. Bahkan dari mereka yang jarang bermain dan mereka yang kembali dari cedera,” beber Conte.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi pemain yang baru saja pulih dari cedera tetapi mampu menampilkan permainan yang menawan.

“Saya bahagia Barella yang pulih dari cedera bisa menjadi starter hari ini, begitu pula Sanchez. Dia adalah pemain penting bagi kami dan perlahan-lahan dia akan kembali ke bentuk permainan terbaik,” sambungnya.

Selain Barella, pemain lain yang disebut adalah Borja Valero. Selain itu Lazaro, Ranocchia, dan Dimarco. Para pemain itu memang jarang bermain namun saat diberi kepercayaan mereka sanggup menjawabnya dengan penampilan yang memukau.

“Saya juga senang dengan Borja Valero yang membuktikan dirinya sekali lagi hari ini. Juga Lazaro, Dimarco dan Ranocchia, mereka yang belum memiliki banyak kesempatan bermain sejauh ini, tetapi semuanya tampil dengan sangat baik,” lanjut pelatih asal Italia itu.

Empat gol Inter dicetak oleh Romelu Lukaku. Dan dua gol lainnya disumbangkan oleh Borja Valero dan Andrea Ranocchia. Sementara itu gol tunggal tim tamu dicetak oleh Chritian Olivia.

Kemenangan ini pun meloloskan Inter Milan ke babak perempat final. Selanjutnya Inter Milan akan menghadapi Fiorentina yang memenangi pertandingan kontra Atalanta untuk memperebutkan satu tiket ke babak semi final.

Tampil di Stadio Artemo Franchi, Florence pada Rabu, 15 Januari 2020, Fiorentina membungkam lawannya dengan skor 2-1. Fiorentina mampu mencatatkan keunggulan cepat melalui pemain baru mereka, Patrick Cutrone.

Pertandingan antara Inter kontra Fiorentina diprediksi berjalan menarik. Kedua tim sama-sama berambisi untuk melangkah ke babak selanjutnya.

Selain menjaga peluang menjadi juar adi Coppa Italia, Inter pun berpeluang untuk meraih gelar Serie A Italia. Saat ini Internazionale Milan terus menempel ketat Juventus di posisi teratas di klasemen sementara. Inter mengemas total 49 poin dari 16 pertandingan dan hanya berjarak dua angka dari sang juara bertahan.

Ramai Dikaitkan dengan Inter Milan, Begini Respon Arturo Vidal

Saat ini Arturo Vidal ramai dikaitkan dengan klub Serie A Italia, Inter Milan. Pemain internasional Chile itu disebut-sebut sangat diminati klub Serie A itu. Bahkan pemain yang pernah bermain untuk Bayern Muenchen itu disebut-sebut bakal menaikkan kualitas Inter andai ia jadi bergabung.

Terkait rumor ini, Vidal tidak banyak berkomentar. Ia mengatakan saat ini masih fokus menikmati masa-masa liburan dan akan menyerahkan sepenuhnya kepada sang agen.

“Agenku yang akan harus melihatnya, tapi aku kalem dan bahagia di Barcelona kok. Ketika aku kembali, kita lihat saja. Sekarang aku ingin bersama dengan keluargaku dan setelah itu kembali dan membuat sebuah keputusan,” ungkap Vidal.

Lebih lanjut, Vidal mengatakan dirinya lebih memilih untuk memikirkan tentang pertandingan. Baginya penting untuk mendapatkan menit bermain yang cukup dan membantu tim mencetak gol. Bersama Barcelona, Vidal menargetkan untuk meraih trofi.

“Aku berharap bisa mengangkat trofi yang ada di hadapan kami di akhir musim nanti,” tegas mantan pemain Juventus itu.

Sementara itu kubu Barcelona menyebutkan pihaknya kemungkinan kecil melepas dan berbelanja pemian baru di bursa transfer musim dingin ini. Sebagaimana dikatakan presiden klub, Josep Maria Bartomeu, pihaknya tak terkait untuk merombak kekuatan tim di tengah musim.

“Kami tak memperkirakan pergerakan apapun di Januari nanti. Kami punya skuat yang seimbang, kami tak kekurangan apapun, tapi kami tak bisa kehilangan siapapun,” tegas Bartomeu.

Sebelunya manajemen Internazionale Milan mengatakan pihaknya sangat serius untuk mendatangkan Vidal di bursa transfer musim dingin ini. Sebagaiman adikatakan Wakil Presiden Nerrazurri, Javier Zanetti, kehadiran Vidal akan sangat membantu meningkatkan performa klub asal kota Milan itu.

Kehadiran Vidal diyakini mampu memberikan pengaruh signifikan bagi Internazionale Milan. Vidal merupakan pemain berpengalaman yang pernah memperkuat sejumlah tim besar. Selain itu, Vidal memiliki karakter dan kemampuan mumpuni sebagai gelandang.

“Kami akan lihat bagaimana jendela transfer berjalan, di mana kami punya waktu sebulan untuk menyelesaikannya. Vidal adalah pemain dengan karakter yang hebat dan berpengalaman, jadi kami menunggu saja apa yang akan terjadi,” ungkap Zanetti.

Kehadiran Vidal, demikian mantan pemain Inter Milan itu, akan membuat level permainan Inter meningkat. Saat ini Inter sudah berada di jalur positif, sehingga kehadiran pemain internasional Chile itu membuat Inter semakin baik.

“Kita membicarakan pemain yang pasti bisa meningkatkan level kami, dan kami sudah berada di level yang bagus,” sambungnya.

Apakah Vidal akan berseragam Inter pada bulan Januari ini? Kita lihat saja nanti.

 

 

Lukaku Jadi Pahlawan Kemenangan Inter Atas Bologna

Romelu Lukaku menjadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas Bologna di pekan ke-11 Serie A Italia. Menghadapi Bologna di Stadion Renato Dall’Ara, mantan pemain Manchester United itu mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan timnya dengan skor 2-1.

Sepasang gol pemain internasional Belgia itu dilesatkan di menit ke-75 dan sepakan penalti di menit ke-90+1. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Roberto Soriano di menit ke-59.

Kemenangan ini membuat Inter Milan terus bersaing dengan Juventus di puncak klasemen sementara. Internazionale Milan kini mengemas total 28 poin dari 11 pertandingan. Sementara itu Bologna masih terpaku di papan bawah tepatnya di urutan ke-12 dengan tabungan total 12 poin dari 11 pertandingan.

Inter Milan tidak mudah mendapatkan peluang dan mencetak gol di laga ini. Tim tamu kerap mendapat tantangan dari tuan rumah. Bahkan tuan rumah mampu mencatatkan keunggulan penguasaan bola.

Inter sempat memiliki beberapa peluang emas di babak pertama, namun tak satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol. Bologna justru mampu memecah kebuntuan di awal babak kedua. Tepatnya di menit ke-59, Soriano sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan pendek dari Mattias Svanberg.

Gol ini memacu para pemain Inter untuk terus meningkatkan intensitas serangan. Lukaku akhirnya keluar sebagai pahlawan Inter saat menyamakan kedudukan di menit ke-75.

Gol ini berawal dari umpan silang Marcelo Brozovic yang disambut Martinez dengan sundulan. Bola kemudian dilanjutkan dengan tendangan keras oleh Milan Skriniar namun masih sempat diblok kiper Bologna. Bola tepisan itu kemudian dituntaskan Lukaku menjadi gol.

Pemain yang pernah bermain untuk Everton itu tampil sebagai pahlawan setelah mencetak gol kedua di penghujung laga. Lautaro Martinez dilanggar di kotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih. Sebagai eksekutor, Lukaku sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Pelatih Inter, Antonio Conte memberikan apresiasi kepada anak asuhnya, terutama saat mengejar ketertinggalan.

“Ada respon yang hebat dari tim (usai tertinggal). Cara kami kebobolan, yang secara teknis merupakan gol bunuh diri karena memantul (Stefan) De Vrij, itu bisa saja menjatuhkan kami. Gol itu bisa menjatuhkan kami,” beber Conte.

“Tapi para pemain malah menunjukkan kekuatan tersembunyi dalam diri mereka untuk melawan dan membalikkan kedudukan. Itu sebuah sinyal luar biasa, karena amat mudah untuk menilai ketika segala sesuatunya berjalan lancar. Sebuah tim yang mampu bereaksi dalam situasi sulit dan mengubahnya menjadi kemenangan tentu merupakan sebuah pertanda baik,” sambungnya.

Susunan pemain Bologna versus Inter Milan:

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 16-Andrea Poli (Gary Medel 72′), 32-Mattias Svanberg; 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano (Blerim Dzemaili 76′), 10-Nicola Sansone (Federico Santander 84′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 6-Stefan De Vrij, 95-Alessandro Bastoni; 19-Valentino Lazaro (Matteo Politano 85′), 5-Roberto Gagliardini (Matias Vecino 72′), 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 34-Cristiano Biraghi (Antonio Candreva 74′); 9- Romelu Lukaku, 18- Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte

Inter Milan Tekuk Brescia dan Kembali ke Puncak Serie A

Inter Milan sukses memetik kemenangan di pekan ke-10 Serie A Italia. Pertandingan yang digelar di Stadion Mario Rigamonti pada Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB itu, Internazionale Milan berhasil membungkam tuan rumah Brescia dengan skor 2-1.

Sepasang gol Nerazzuri dicetak oleh Lautaro Martinez di menit ke-23 dan Romelu Lukaku di menit ke-63. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah lahir dari gol bunuh diri Milan Skriniar di menit ke-76.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Inter. Tambahan tiga poin membuat Inter berhak kembali ke puncak klasemen. Dengan tabungan 25 poin dari 10 pertandingan, Inter sementara ini unggul dua poin dari Juventus yang belum memainkan laga ke-10.

Sementara itu Brescia tertahan di zona degradasi. Tim tersebut baru mengemas tujuh poin dari sembilan pertandingan dan menempati posisi ke-18. Brescia hanya berjarak satu poin dari Genoa di zona aman.

Inter yang bertindak sebagai tim tamu berusaha menguasai jalannya pertandingan. Sekalipun tidak mudah, namun tim tamu mampu mencatatkan keunggulan dalam penguasaan bola dengan lebih dari 55 persen. Namun demikian tuan rumah memiliki peluang lebih banyak dengan melepaskan total 15 tembakan dengan enam di antaranya mengenai target. Sementara itu Inter hanya mampu melepaskan dua tembakan “on target.”

Inter membuka keunggulan setelah sepakan Lautaro Martinez gagal diantisipasi kiper tuan rumah. Hal ini disebabkan oleh bola mengenai bek Andrea Cistana dan berbelok arah tanpa bisa diantisipasi sang penjaga gawang.

Inter mencatatkan keunggulan satu gol di paruh pertama. Di awal babak kedua, giliran Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari umpan Roberto Gagliardini, mantan pemain Everton dan Manchester United itu berhasil melepaskan sepakan dari luar kotak penalti tanpa bisa dibendung kiper tuan rumah.

Tuan rumah yang terus berusaha menciptakan peluang hanya bisa mendapatkan satu gol. Itu pun akibat kesalahan pemain Inter Milan. Hingga laga usai, Inter sukses menjaga keunggulan dengan skor 2-1.

Usai pertandingan pelatih Inter, Antonio Conte mengatakan, tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan. Ia mengaku para pemain sudah menampilkan performa terbaik.

“Amat sulit membicarakan tentang permainan, sebab pemain-pemain yang sama selalu tampil di setiap laga. Mereka berjuang sampai level luar biasa,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan timnya harus menghadapi laga sulit di tengah padatnya jadwal pertandingan. Untuk itu ia memberikan apresiasi kepada para pemainnya..

“Ini adalah laga keempat kami dalam 9 hari, dengan pemain-pemain yang sama. Kalau sudah begini, apapun hasilnya tentu bisa dimaklumi. Yang kami bisa lakukan hanya berterima kasih pada para pemain atas semangat yang terus mereka tunjukkan sampai akhir,” lanjutnya.

Terkait peluang gelar di akhir musim, pelatih asal Italia itu pun memilih merendah. Ia mengatakan dirinya belum lama menangani Inter dan perjalanan timnya menuju akhir musim masih panjang.

Susunan starting line-up Brescia versus Inter Milan:

Brescia: 22-Enrico Alfonso; 2-Stefano Sabelli, 15-Andrea Cistana, 5-Daniele Gastaladello, 3-Ales Mateju; 25-Dimitri Bisoli, 4-Sandro Tonali, 28-Romulo; 19-Massimiliano Mangraviti

Pelatih: Euginio Corini

Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 37-Milan Skriniar, 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij; 87-Antonio Candreva, 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 18-Kwadwo Asamoah; 9- Romelu Lukaku, 10-Lautaro Martinez

Pelatih: Antonio Conte