Barcelona Menang Susah Payah Atas Tim Divisi 3 di Copa del Rey

Barcelona harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di babak 32 besar Copa del Rey. Menghadapi tim dari divisi tiga, Ibiza di Estadion Municipal de Can Misses pada Kamis, 23 Januari 2020 diin hari WIB, Blaugrana hanya mampu menang dengan skor tipis 2-1.

Sepasang gol Barcelona diborong oleh Antoine Griezmann di menit ke-72 dan 90+4. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Josep Caballe Martin di menit kesembilan. Hasil ini membuat Barcelona melangkah ke babak selanjutnya.

Barcelona tidak menurunkan komposisi terbaik di laga ini. Pelatih Queue Setien tidak menurunkan beberapa pemain utama seperti Luis Suarez dan sang kapten, Lionel Messi. Gerard Pique pun tidak dimainkan.

Tak heran Barcelona cukup kesulitan untuk mengembangkan permainan. Bahkan tuan rumah lebih dulu kebobolan di awal pertandingan. Tepatnya menit kesembilan Pep Caballe sukses menuntaskan umpan Javi Perez Mateo.

Barcelona terus mendapat tekanan sepanjang babak pertama. Untungnya Barcelona mampu menghindarkan gawangnya dari kebobolan lebih banyak gol.

Barcelona baru bisa mendapatkan momentum untuk bangkit di babak kedua. Pertengahan babak kedua, Griezmann berhasil menyamakan kedudukan dan mencetak satu gol tambahan untuk mengunci kemenangan Barcelona.

“Tidak, saya tak menyukai performa dari tim tadi. Saya akan lebih suka kalau pertandingannya diselesaikan dengan cara berbeda. Tapi di tempat seperti ini memang lebih sulit,” beber Queque Setien usai laga.

Lebih lanjut pelatih anyar Blaugrana itu mengatakan lawan bermain agresif dan penuh intensitas. Timnya perlu meningkatkan permainan dari pertandingan ke pertandingan.

“Mereka agresif dan intens dalam bertahan, pertandingannya tidaklah mudah. Kami mengambil kesimpulan-kesimpulan untuk ke depannya. Ketika Anda melakukan sejumlah hal dengan buruk, saat itulah Anda bisa meningkatkan sejumlah hal pula,” sambungnya.

Meski gagal menang, Setien tetap memberikan apresiasi terhadap Ibiza. Ia mengakui lawannya itu membuat mereka kerepotan.

“Saya memberikan kredit besar untuk Ibiza, yang tampil bagus. Pertandingan ini tidak mudah buat kami. Kami kesulitan. Juga, mereka memimpin duluan yang membuat segala sesuatunya lebih rumit,” tegasnya.

Susunan Pemain Ibiza versus Barcelona:

Ibiza: German Parreno; Kike Lopez, Gonzalo de la Fuente, Mariano Gomez, Francisco Grima; Javi Perez Mateo, MIguel Nunez, Javi Lara (Kwasi Sibo 77′); Pep Caballe (Fran Carbia 86′), Angel Rodado (Mendoza 73′), Rai Nascimento de Oliveira.

Pelatih: Pablo Alforo

Barcelona: Neto; Sergi Roberto, Clement Lenglet, Junior Firpo; Nelson Semedo, Ivan Rakitic (Arturo Vidal 81′), Frenkie de Jong, Riqui Puig (Arthur 71′), Ansu Fati; Antoine Griezmann, Carles Perez (Jordi Alba 59′).

Pelatih: Queque Setien

Jadi Pelatih Baru Barcelona, Setien: Saya Berterima Kasih pada Valverde

Pelatih anyar Barcelona, Quique Setien mengapresiasi Ernesto Valverde meski kini kursi pelatih utama telah jatuh ke tangannya. Menurut Setien, Valverde patut mendapat apresiasi dan terima kash atas kerja keras dan dedikasinya selama ini.

Salah satu hal yang membuat Setien pantas mengucapkan terima kasih adalah berkat sentuhannya ia mampu menjaga Barcelona tetap berada di puncak klasemen sementara La Liga Spanyol. Barcelona masih berada di posisi teratas meski terus ditempel ketat musuh abadinya, Real Madrid.

“Bagi saya, Valverde selalu terlihat sebagai orang yang sangat baik. Saya menghargai kerja yang dia lakukan,” beber Setien.

Lebih lanjut Setien mengatakan dirinya pun sudah banyak berbicara dengan Valverde. Hal ini penting karena ia mengapresiasi sejumlah hasil kerja positif dari Valverde yang patut diteruskan.

“Saya sudah bicara dengannya untuk mendiskusikan beberapa hal karena ada banyak hal dari kerjanya yang akan berguna untuk saya,” lanjutnya.

“Saya berterima kasih kepadanya karena dia mewariskan tim ini kepada saya di posisi pertama liga,” tegasnya.

Pemecatan Valverde jelas tidak lepas dari beberapa target yang tak dapat dipenuhi. Valverde gagal mempersembahkan trofi Liga Champions dan Coppa del Rey bagi klub asal Catalonia itu.

Hal ini diakui oleh presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Pihaknya dan Valverde bahkan selalu berkomunikasi terkait hal ini.

“Kami sudah lama tahu bahwa dinamika tim bisa meningkat, tapi hasil-hasilnya memang sangat baik. Saya berharap saya menangani segalanya secara berbeda dalam beberapa hari terakhir,” beber Bartomeu.

Lebih lanjut Bartomeu mengatakan pemecatan Valverde tidak lepas dari hasil buruk timnya di pentas Liga Champions Eropa dan Copa del Rey. Ini adalah dua kejuaraan yang sangat ingin dimenangi.

“Kami sedang berada di paruh musim dan kami membuat perubahan karena kami memang butuh sebuah dorongan. Kami ingin memenangi LaLiga, Liga Champions, dan Copa del Rey. [Tapi] saya sesungguhnya ingin agar banyak hal bisa diselesaikan dengan cara yang lain,” lanjutnya.

Meski begitu pihak manajemen selalu berkomunikasi terkait target dan pencapain. Dengan demikian pemecatan ini bukan sesuatu yang mengagetkan bagi Valverde.

“Kami sudah berbicara dalam waktu yang lama dengan Valverde. Ini bukan kejutan kok untuk dia. Banyak perubahan memang diperlukan,” pungkasnya.

Publik tentu masih menanti seperti apa kinerja Setien. Apakah sang pelatih anyar itu mampu menghadirkan prestasi bersama Lionel Messi dan kawan-kawan?

Prestasi dan pencapaian Setien belum ada yang menggemparkan. Dengan kata lain ia belum sekalipun meraih gelar bergengsi bersama klub-klub yang ditanganinya. Pencapaian terbaiknya adalah menjadi juara 1 dan 3 di Divisi Dua dan Tiga Spanyol.

Statistik Quique Setien selama karier kepelatihannya:
2001-2002: Racing Santander (26 main; 18 menang, 10 seri, 8 kalah)
2003: Poli Ejido (13 main; 2 menang, 4 seri, 7 kalah)
2006: Guinea Khatulistiwa (1 main; 1 kalah)
2007-2008: Logrones (20 main; 5 menang, 6 seri, 9 kalah)
2009-2015: Lugo (258 main; 97 menang, 83 seri, 78 kalah)
2015-2017: Las Palmas (78 main; 26 menang, 18 seri, 34 kalah)
2017-2019: Real Betis (94 main; 40 menang, 21 seri, 33 kalah)

Valverde Kritik Format Baru Piala Super Spanyol

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde angkat bicara terkait format baru Piala Super Spanyol. Bila sebelumnya Piala Super Spanyol diperebutkan oleh juara La Liga dan Copa del Rey tidak demikian saat ini. Mulai musim ini sebanyak empat tim akan memperebutkan trofi tersebut.

Empat tim tersebut akan bertanding sejak babak semi final. Pemenang di babak semi final akan saling berhadapan di babak final untuk memperebutkan Piala Super Spanyol. Menurut Valverde tidak ada masalah dengan format sebelumnya.

“Piala Super Spanyol sudah selalu menjadi titel pertama dalam perjalanan musim dan tampaknya itu sudah menjadi laga yang membuka musim. Buat saya sih sepertinya format sebelumnya baik-baik saja, tapi itu sudah berubah,” ungkap Valverde.

Lebih lanjut pelatih asal Spanyol itu mengatakan evaluasi terhadap format baru ini baru bisa dilihat setelah edisi pertama ini berakhir. Namun demikian ia menilai ada sisi positif dari perubahan format ini dengan terbuka lebarnya ekspektasi publik.

“Kami akan menilainya ketika sudah selesai, tapi laga-laga menjadi menarik untuk publik karena itu menciptakan ekspektasi lebih besar. Saya tak tahu bagaimana situasinya dari sudut pandang keolahragaan, karena sebelumnya ada satu juara liga dan satu juara Copa del Rey,” sambungnya.

Meski begitu ia tetap menilai ada hal yang aneh dalam format baru. Sebelumnya hanya juara Liga dan Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol yang bertanding, tetapi kini ada tambahan dua tim lagi.

“Saya melihatnya aneh bermain dengan empat tim, tapi ya beginilah. Kalau mereka memberikan saya pilihan, saya lebih memilih format sebelumnya. Tapi ini keputusan federasi,” tegas Valverde.

Valverde tengah mempersiapkan timnya untuk menghadapi Atletico Madrid di babak semi final. Laga ini akan digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi pada Jumat, 10 Januari 2020 dini hari WIB.

Barcelona tentu berambisi untuk memenangi laga ini agar bisa melangkah ke partai puncak. Namun demikian Atletico bukan tim yang mudah dikalahkan. Bek Atletico Kieran Trippier menegaskan timnya yakin bisa menyingkirkan Barcelona.

“Kami memiliki pekerjaan besar di depan kami besok.Kami harus mendengarkan taktik dari pelatih untuk berusaha mendapatkan hasil yang kami inginkan,” beber Trippier.

Lebih lanjut mantan pemain Tottenham Hotspur itu mengatakan sekalipun Barcelona adalah salah satu tim terbaik di dunia, bukan tidak mungkin mereka akan membuat kejutan.

“Kami tahu bahwa Barcelona adalah sebuah tim yang fantastis, salah satu tim terbaik di dunia. Namun, kami harus memikirkan tentang kami sendiri. Kami sudah menghasilkan hasil-hasil yang fantastis belakangan ini, jadi kami percaya diri,” pungkasnya.

 

 

 

Hasil Undian 16 Besar Liga Champions: Barcelona Vs Napoli, Atletico Madrid Vs Liverpool

Sebanyak 16 kontestan yang akan berlaga di babak 16 besar Liga Champions Eropa sudah mengetahui sipa lawan masing-masing untuk memperebutkan tiket perempat final. Hal ini menyusul undian yang dilakukan di Nyon, Swiss pada Senin, 16 Desember 2019 lalu.

Dari hasil undian tersebut sejumlah tim unggulan harus saling berhadapan lebih awal. Barcelona dan Napoli akan saling bertemu untuk memperebutkan satu tiket ke babak delapan besar.

Sementara itu juara bertahan, Liverpool akan menghadapi Atletico Madrid. Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyebut hasil undian tersebut tidak jauh berbeda dari firasatnya. Sebelumnya, pelatih asal Jerman itu memprediksi timnya akan berhadapan dengan salah satu kontestan dari Spanyol.

“Ini hasil undian yang menarik. Sebelum pengundian, saya benar-benar berpikir itu akan menjadi Madrid. Salah satu dari dua klub itu (Real Madrid dan Atletico) dan begitulah adanya,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan laga kontra Atletico akan menghadirkan kenangan yang manis. Namun demikian tidak mudah memang untuk menghadapi tim asal kota Madrid itu.

“Madrid adalah tempat di mana kami memiliki ingatan yang fantastis, kami semua, jadi itu luar biasa, tetapi kali ini kami bermain lawan Atletico di sana dan itu adalah rumah mereka,” sambungnya.

Tim asal Spanyol lainnya, Real Madrid akan terlibat duel dengan tim Inggris lainnya yakni Manchester City. Sementara itu Tottenham Hotspur akan meladeni wakil Bundesliga Jerman, RB Leipzig.

Berikut ini hasil lengkap drawing Liga Champions di Swiss pada Senin (16/12/2019) WIB:

Borussia Dortmund vs PSG

Real Madrid vs Manchester City

Atalanta vs Valencia

Atletico Madrid vs Liverpool

Chelsea vs Bayern Muenchen

Olympique Lyon vs Juventus

Tottenham Hotspur vs RB Leipzig

Napoli vs Barcelona

Berikut jadwal lengkap babak 16 besar Liga Champions 2019-2020:

Leg I 16 Besar Liga Champions 2019-2020:

Rabu 19 Februari pukul 03.00 WIB

Dortmund v Paris Saint-Germain

Atletico Madrid v Liverpool

Kamis 20 Februari pukul 03.00 WIB

Atalanta v Valencia

Tottenham v Leipzig

Rabu 26 Februari pukul 03.00 WIB

Chelsea v Bayern

Napoli v Barcelona

Kamis 27 Februari pukul 03.00 WIB

Real Madrid v Manchester City

Lyon v Juventus

Leg II 16 Besar Liga Champions 2019-2020

Rabu 11 Maret pukul 03.00 WIB

Valencia v Atalanta

Leipzig v Tottenham

Kamis 12 Maret pukul 03.00 WIB

Paris v Dortmund

Liverpool v Atletico

Rabu 18 Maret pukul 03.00 WIB

Manchester City v Real Madrid

Juventus v Lyon

Kamis 19 Maret pukul 03.00 WIB

Bayern v Chelsea

Barcelona v Napoli

Barcelona Tanpa Sejumlah Pilar Hadapi Dortmund di Liga Champions

Barcelona tidak akan tampil dengan kekuatan penuh saat melakoni matchday kelima Liga Champions Eropa pada Rabu, 27 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Raksasa Catalonia itu akan menghadapi Borussia Dortmund tanpa diperkuat beberapa pemain utama di lini belakang.

Gerard Pique, Jordi Alba, dan Nelson Semedo berpeluang absen di laga tersebut. Pique harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Sementara dua pemain lainnya dibekap cedera.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim yang saat ini bersaing ketat di Grup F. Barcelona sementara ini memimpin dengan raihan total delapan poin dari empat pertandingan, unggul satu angka dari Die Borussien.

Meski tanpa Pique, Barcelona diprediksi sudah bisa memainkan Samuel Umtiti. Pemain internasional Prancis itu sudah pulih dari cedera lutut sehingga bisa menopang lini belakang Blaugrana.

“Saya baik, saya memiliki perasaan yang sangat bagus dan hanya berpikir untuk bermain. Lutut saya sempurna. Ini laga spesial. Saya sangat inigin bermain di Liga Champions setelah absen lama. Saya merasa baik. Kami adalah favorit di semua kompetisi karena kami memiliki para pemain terbaik,” ungkap Umtiti.

Sementara itu pelatih Barcelona, Ernesto Valverde menegaskan timnya masih terus berbenah untuk tampil konsisten. Di tengah kritik yang dilayangkan kepadanya, pelatih asal Spanyol itu tetap tenang.

“Tentu saja, saat kami tak tampil bagus, artinya ada hal-hal yang harus diperbaiki, tapi kalian butuh perspektif dalam melihat hal ini,” beber Valverde.

“Akhir pekan lalu kami menang melawan Leganes, padahal musim lalu kami kalah di sana. Di lain waktu, kami menang tapi tidak bermain baik. Kami belajar dari pertandingan di mana kami tak tampil baik,” sambungnya.

Head to head kedua tim:

18-09-2019 Dortmund 0-0 Barcelona (UCL)

11-03-1998 Dortmund 1-1 Barcelona (UEFA Super Cup)

08-01-1998 Barcelona 2-0 Dortmund (UEFA Super Cup)

5 Pertandingan Terakhir Barcelona:

30-10-2019 Barcelona 5-1 Valladolid (La Liga)

02-11-2019 Levante 3-1 Barcelona (La Liga)

06-11-2019 Barcelona 0-0 Slavia (UCL)

10-11-2019 Barcelona 4-1 Celta Vigo (La Liga)

23-11-2019 Leganes 1-2 Barcelona (La Liga)

5 Pertandingan Terakhir Borussia Dortmund:

31-10-2019 Dortmund 2-1 Gladbach (DFB Pokal)

02-11-2019 Dortmund 3-0 Wolfsburg (Bundesliga)

06-11-2019 Dortmund 3-2 Inter (UCL)

10-11-2019 Bayern 4-0 Dortmund (Bundesliga)

23-11-2019 Dortmund 3-3 Paderborn (Bundesliga)

Perkiraan Starting Line-up Barcelona versus Borussia Dortmund:

Barcelona (4-3-3): Marc-Andre ter Stegen; Sergi Roberto, Samuel Umtiti, Clement Lenglet, Junior Firpo; Frenkie De Jong, Sergio Busquest, Arthur; Lionel Messi, Luis Suarez, Antoine Griezmann.

Pelatih: Ernesto Valverde.

Borussia Dortmund (4-2-3-1): Roman Burki; Lukasz Pizsczek, Manuel Akanji, Matt Hummels, Raphael Guerreiro; Julian Weigl, Axel Witsel; Achraf Hakimi, Julian Brandt, Jadon Sancho; Marco Reus.

Pelatih: Lucien Favre.

Asa Poin Penuh Barcelona Saat Hadapi Juru Kunci di Pekan 14 La Liga

Kompetisi La Liga Spanyol akan bergulir lagi akhir pekan ini. Pertandingan antara Barcelona kontra Leganes akan mengisi kalender kompetisi pada Sabtu, 23 November 2019. Pertandingan ini akan digelar di kandang Leganes di Estadion Municipal de Butarque.

Di atas kertas Barcelona jelas lebih diunggulkan. Saat ini Lionel Messi dan kawan-kawan berstatus pemuncak klasemen dengan raihan total 25 poin dari 12 pertandingan. Barcelona hanya unggul selisih gol dari Real Madrid di urutan kedua.

Sementara itu Leganes bercokol di dasar klasemen dengan tabungan total enam poin dari 13 pertandingan. Tim ini berjarak tujuh poin dari Real Betis di zona aman.

Untuk meraih poin sempurna, Barcelona jelas akan menurunkan formasi terbaik. Lionel Messi, Luis Suarez dan Antoinne Griezmann bakal mengisi lini serang.

Sementara itu lini tengah akan diisi oleh Arthur Cunha, Frenkie De Jong, dan Sergio Busquets. Kehadiran De Jong membuat posisi Ivan Rakitic tergusur. Hingga kini pemain internasional Kroasia itu hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

“Bagaimana saya bisa menikmati semua ini? Seperti yang saya katakan berulang kali, bagaimana perasaan putri kecil saya ketika Anda mengambi mainan darinya?” ungkap Rakitic.

“Ia pasti akan merasa sedih. Ya, saya merasakan hal yang sama. Mereka mengambil bola dari saya. Saya sangat sedih,” sambungnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-01-2019 Barcelona 3-1 Leganes (La Liga)

27-09-2018 Leganes 2-1 Barcelona (La Liga)

08-04-2018 Barcelona 3-1 Leganes (La Liga)

18-11-2017 Leganes 0-3 Barcelona (La Liga)

20-02-2017 Barcelona 2-1 Leganes (La Liga)

5 Pertandingan Terakhir Leganes:

19-10-2019 Getafe 2-0 Leganes (La Liga)

26-10-2019 Leganes 1-0 Mallorca (La Liga)

31-10-2019 Madrid 5-0 Leganes (La Liga)

04-11-2019 Leganes 1-2 Eibar (La Liga)

09-11-2019 Sociedad 1-1 Leganes (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Barcelona:

24-10-2019 Slavia Praha 1-2 Barcelona (UCL)

30-10-2019 Barcelona 5-1 Valladolid (La Liga)

02-11-2019 Levante 3-1 Barcelona (La Liga)

06-11-2019 Barcelona 0-0 Slavia Praha (UCL)

10-11-2019 Barcelona 4-1 Celta Vigo (La Liga).

Perkiraan starting line-up Leganes versus Barcelona:

Leganes (3-5-2): Cuellar; Bustinza, Siovas, Omeruo; Rosales, Jonathan Silva, Rivera, Roque Mesa, Oscar Rodriguez; Braithwaite, En-Nesyri.

Pelatih: Javier Aguirre.

Barcelona (4-3-3): Marc Andre Ter Stegen; Wague, Gerard Pique, Clement Lenglet, Junior Firpo; Arthur Cunha, Frenkie De Jong, Sergio Busquets; Lionel Messi, Luis Suarez, Antoinne Griezmann.

Pelatih: Ernesto Valverde.

Bek Madrid Doakan Barcelona Tersingkir dari Liga Champions

Rivalitas Real Madrid dan Barcelona tak terbantahkan. Dua tim besar ini selalu bersaing untuk menjadi penguasa di sepak bola Spanyol dan Eropa. Tidak hanya itu persaingan pun terjadi di antara para pemain di kedua tim.

Belum lama ini pemain Real Madrid, Dani Carvajal, bahkan terang-terangan mengutarakan harapannya untuk klub rival. Pemain asal Spanyol itu mendoakan agar Barcelona tersingkir dari Liga Champions sehingga mereka berpeluang untuk kembali menjadi kampiun.

Madrid adalah penguasa di Liga Champions dengan status sebagai pemegang gelar terbanyak. Musim lalu Madrid gagal mempertahankan trofi prestisius tersebut yang akhirnya direbut Liverpool.

“Saya tidak akan bohong kepada Anda. Saya lebih senang jika Barcelona tidak lolos,” beber Carvajal.

Lebih lanjut pemain internasional Spanyol itu mengatakan Barcelona adalah rival terkuat mereka untuk menjadi juara Liga Champions musim ini. Karena itu ia berharap sang rival tergusur dari ajang tersebut di babak penyisihan.

“Mereka akan jadi kandidat di Liga Champions dan mereka rival terbesar kami. Kami tidak akan berbohong, saya lebih suka ketika mereka kalah di Liga Champions karena mereka salah satu rival kami dan kurang lebih sama di Liga Champions,” lanjutnya.

Carvajal mengakui Barcelona adalah tim dengan kekuatan mumpuni. Ia berharap dengan tersingkirnya tim kuat seperti Barcelona akan membuka jalan bagi mereka.

“Mereka memiliki skuad spektakuler dan penantang. Semua tim besar tersingkir akan lebih baik buat kami,” tuturnya lagi.

Barcelona dan Real Madrid belum bertemu dalam berbagai ajang musim ini. Kedua tim itu baru akan berduel di El Clasico jilid pertama. Semula El Clasico dijadwalkan pada 26 Oktober 2019 di kandang Barcelona di Stadion Nou Camp. Namun situasi politik yang kurang mendukung membuat pertandingan tersebut urung digelar.

Terbaru pihak La Liga merilis jadwal pertandingan tersebut. Alih-alih digelar di kandang Real Madrid seperti diusulkan La Liga sebelumnya, seturut jadwal terbaru pertandingan pertama ini akan tetap berlangsung di markas Barcelona pada Selasa, 17 Desember 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Saat ini Barcelona dan Real Madrid saling bersaing ketat di papan atas klasemen sementara La Liga. Kedua tim sama-sama mengemas 25 poin dari 12 pertandingan. Hanya saja Barcelona berhak menempati posisi teratas karena memiliki selisih gol yang lebih baik.

Sementara itu posisi ketiga dan keempat ditempati oleh Atletico Madrid dan Sevilla yang sama-sama mengemas 24 poin dari 13 laga yang telah dilakoni.

Tumbangkan Bilbao, Atletico Samai Perolehan Poin Barcelona

Atletico Madrid berhasil meraih hasil positif di pekan ke-10 La Liga Spanyol. Menghadapi Athletic Bilbao pada Sabtu, 26 Oktober 2019, Atletico menang dua gol tanpa balas. Sepasang gol Los Colchoneros dipersembahkan oleh Saul Niguez di menit ke-28 dan Alvaro Morata di menit ke-64.

Kemenangan ini sangat berarti bagi Atletico. Tambahan tiga poin membuat perolehan poin tim besutan pelatih Diego Simeone itu menjadi 19 dari 10 pertandingan. Jumlah poin Atletico pun sama banyak dengan Barcelona. Hanya saja Barcelona berhak menempati posisi lebih baik karena unggul selisih gol.

Barcelona kini berada di posisi kedua, berjarak satu poin dari Granada di posisi puncak. Barcelona berpeluang kembali ke puncak klasemen bila mampu memetik kemenangan di laga ke-10. Sementara itu Bilbao yang baru mengemas 13 poin dari 10 pertandingan, berada di posisi ke-10.

Atletico dan Bilbao menampilkan permainan atraktif sejak menit pertama. Bilbao sempat membuat kejutan di awal pertandingan. Tandukan Igigo Martinez beruntung masih bisa digagalkan kiper Atletico, Jan Oblak.

Gol pertana Atletico pun terjadi di menit ke-28. Berawal dari akselerasi Angel Correa, bola lantas diberikan kepada Saul. Pemain muda asal Spanyol itu berhasil melepaskan sepakan keras yang tak mampu digagalkan kiper Bilbao, Unai Simons.

Gol ini semakin melecut semangat para pemain Atletico. Namun tim yang juga berjuluk Los Rojiblancos itu baru bisa menggandakan keunggulan di babak kedua. Kali ini giliran Koke yang menjadi creator gol tersebut. Berkat umpannya kepada Angel Correa, bola kemudian bisa diberikan kepada Morata yang berdiri bebas di mulut gawang. Mantan pemain Real Madrid itu berhasil menuntaskan peluang emas tersebut untuk menjadi gol, sekaligus mengunci kemenangan timnya di laga ini.

Pelatih Atletico, Diego Simeone menyambut gembira hasil tersebut. Pelatih asal Argentina itu bahkan menyebut kemenangan tersebut sangat berarti karena menjadi modal penting untuk melakoni sejumlah laga besar.

“Ini kemenangan besar dan sangat berarti setelah kami harus menjalani tiga pertandingan besar. Kami menghadapi Valencia dan kemudian bertanding di Liga Champions,” beber Simeone.

Simeone yang juga mantan pemain timnas Argentina pun memuji performa Correa. “Dia tetap seorang striker. Kami memang menempatkan dia di posisi yang mungkin membuat dia tak nyaman. Namun dia selalu berusaha keras bermain maksimal. Posisi dia yang sesungguhnya tetap striker,” beber Simeone.

Susunan Pemain Atletico Madrid versus Athletic Bilbao:

Atletico Madrid: Jan Oblak; Renan Lodi, Mario Hermoso, Felipe, Kieran Trippier; Thomas Lemar (Vitolo 76′), Saul, Thomas Partey, Koke; Alvaro Morata (Diego Costa 66′), Angel Correa (Hector Herrera 67′).

Pelatih: Diego Simeone

Athletic Bilbao: Unai Simon; Ander Capa (Oscar de Marcos 79′), Unai Nunez, Inigo Martinez, Yuri Berchiche; Dani Garcia, Unai Lopez; Iker Muniain, Raul Garcia, Inigo Cordoba (Ibai Gomez 56′), Inaki Williams (Aritz Aduriz 67′)

Pelatih: Gaizka Garitano

Jadwal Lengkap Pekan ke-11 La Liga: Deportivo Alaves vs Atletico Madrid

Kompetisi La Liga Spanyol akan memasuki pekan ke-11 pada tengah pekan ini. Sejak Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB akan digelar sejumlah pertandingan menarik. Pekan ke-11 akan dibuka oleh pertandingan antara Deportivo Alaves kontra Atletico Madrid. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah.

Namun demikian masih ada sejumlah tim yang masih menyelesaikan pertanidngan ke-10. Salah satunya adalah Barcelona. Tim berjuluk Blaugrana itu akan menghadapi Real Valladolid. Pertandingan ini akan digelar di kandang Barcelona, Stadion Nou Camp pada Rabu, 30 Oktober 2019 dini hari WIB.

Sebagai tuan rumah, El Barca tentu berambisi memenangkan pertandingan. Selain menjada wibawa, kemenangan di laga ini membuat mereka akan kembali ke puncak klasemen La Liga. Saat ini Barcelona mengemas total 19 poin, sama dengan Real Sociedad, Sevilla, dan Atletico Madrid. Bila mampu memenangi laga ini maka Barcelona akan menyalip para pesaing, termasuk Granada yang sementara ini berada di puncak.

Namun demikian saat ini Barcelona sedang dihadapkan pada rumor soal ketidakharmonisan internal. Beberapa pemain bahkan terang-terangan mengkritik performa tim asal Catalonia tersebut. Salah satunya adalah sang kiper, Marc Andre Ter Stegen yang menilai timnya susah payah memenangi pertandingan menghadapi Slavia Praha di pentas Liga Champions Eropa beberapa waktu lalu.

“Kami tidak bermain di level yang diinginkan namun untungnya kami mendapatkan tiga poin, yang merupakan hal terpenting. Sepertinya penting untuk membicarakan beberapa hal,” beber Ter Stegen.

Namun demikian pandanganan pemain asal Jerman tersebut dibantah oleh sang pelatih, Ernesto Valverde.

“Pertandingan bisa dilihat engan berbagai cara, dan bila kami harus menyelesaikan sesuatu, kami akan menyelesaikannya di dalam klub dan tidak secara terpublikasi,” ungkap Valverde.

Lebih lanjut Valverde menekankan sekalipun timnya susah payah memetik kemenangan di laga itu, namun ia menilai publik tetap menyambut positif hasil akhir di mana Barcelona sukses membawa pulang tiga poin. Bahkan ia menyebut performa Barcelona di akhir-akhir pertandingan cukup memuaskan yang membuat orang-orang akan melupakan hal-hal buruk lainnya di laga tersebut.

“Saaat pertandingan berakhir, impresi orang-orang akan tertuju kepada menit-menit akhir dan mereka tidak memikirkan soal keseluruhan dari permainan,” lanjut Valverde.

Berikut adalah jadwal lengkap pekan ke-11 La Liga Spanyol:

Rabu (30/10/2019)

Deportivo Alaves vs Atletico Madrid – 01.00 WIB

Barcelona vs Real Valladolid – 03.15 WIB

Kamis (31/10/2019)

Valencia vs Sevilla – 01.00 WIB

Real Sociedad vs Levante – 01.00 WIB

Athletic Bilbao vs Espanyol – 02.00 WIB

Real Betis vs Celta Vigo – 03.00 WIB

Real Madrid vs Leganes – 03.15 WIB

Jumat (1/11/2019)

Mallorca vs Osasuna – 01.00 WIB

Eibar vs Villarreal – 01.00 WIB

Getafe vs Granada – 03.15 WIB

Messi Cetak Gol, Barcelona Menang Tipis atas Slavia Praha

Barcelona hanya mampu meraih kemenangan tipis di matchday ketiga Liga Champions Eropa. Dalam lanjutan pertandinga Grup F ini, Blaugrana menang 2-1 atas tuan rumah Slavia Praha pada pertandingan yang digelar di Stadion Sinobo pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Satu dari dua gol Barcelona dipersembahkan oleh sang megabintang, Lionel Messi di menit ketiga. Satu gol lagi lahir dari aksi bunuh diri Peter Olayinka di menit ke-57. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Jan Boril di menit ke-50.

Meski menang tipis, Barcelona berhak atas tiga poin untuk mengantar mereka ke puncak klasemen sementara. Barcelona kini mengemas total tujuh poin dari tiga laga, unggul tiga poin dari Inter Milan yang menyodok ke urutan kedua setelah membungkam Borussia Dortmund.

Sementara Dortmund kalah selisih gol dari Inter Milan sehingga harus puas di urutan ketiga. Hanya sekali meraih hasil imbang dalam tiga pertandingan membuat Slavia Praha terpuruk di dasar klasemen.

Barcelona menurunkan formasi terbaik di laga ini. Lionel Messi tampil sejak menit awal, didampingi Luis Suarez dan Antoine Griezmann. Tak heran mereka mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 54 persen.

Gol pertama Barcelona terjadi berkat kejelian Messi dalam merebut bola lantas memberikannya kepada Arthur. Alih-alih melepaskan tendangan ke gawang, Arthur memilih memberikan bola kepada Messi yang dengan tenang menaklukkan kiper tuan rumah, Ondrej Kolar.

Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-50 tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan. Sontekan Jan Boril tak mampu digagalkan kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen. Barcelona kembali memimpin tujuh menit berselang setelah sepakan voli Luis Suarez mengenai Peter Olayinka dan bola berbelok arah tanpa bisa digagalkan kiper Slavia.

Kemenangan tipis ini memberikan banyak pelajaran bagi Barcelona. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Ernesto Valverde, timnya mendapat banyak pelajaran.

“Kami harus banyak mengambil pelajaran dari laga seperti ini untuk bisa menguasai permainan dengan lebih baik. Kami memiliki banyak peluang, tapi kami juga tidak memiliki ketenangan untuk menyelesaikannya menjadi sebuah gol,” ungkap Valverde.

Susunan pemain Slavia Praha versus Barcelona:

Slavia Praha (4-2-3-2): 1-Ondrej Kolar; 5-Vladimir Coufal, 15-Ondrej Kudela, 2-David Hovorka, 18-Jan Boril; 22-Tomas Soucek, 23-Petr Sevcik; 28-Lukas Masopust (14-Mick van Buren 76′), 7-Nicalos Stanciu (10-Josef Husbauer 77′), 12-Jaroslva Zeleny (11-Stanislva Tecl 46′); 9-Peter Olayinka.

Pelatih: Jindrich Trpisovksy

Barcelona (4-3-3): 1-Marc-Andre Ter Stegen; 2-Nelson Semedo, 3-Gerard Pique, 15-Clemen Lenglet, 18-Jordi Alba; 21-Frenkie De Jong, 5-Sergio Busquets (22-Arturo Vidal 78′), 8-Arthur (4-Ivan Rakitic 84′); 10- Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 17-Antoine Griezmann (11-Ousmane Dembele 69′).

Pelatih: Ernesto Valverde