AC Milan Hadapi Tim Promosi di Pekan ke-21 Serie A

AC Milan akan memainkan laga pekan ke-21 Serie A Italia pada Sabtu, 25 Januari 2020. Di laga ini Milan akan menghadapi Brescia. Di atas kertas Milan berpeluang memetik kemenangan. Apalagi menghadapi Brescia yang berstatus tim promosi.

Namun demikian Brescia bukan tim yang mudah dikalahkan. Meski berada di urutan ke-19, posisi Brescia tidak terlalu buruk bila dibandingkan dengan Milan.

Di laga ini Milan tentu akan menurunkan formasi terbaik. Sang pelatih, Stefano Pioli bakal memainkan rekrutan anyar, Zlatan Ibrahimovic. Pemain senior asal Swedia itu diharapkan bisa memotivasi para pemain Milan untuk tampil maksimal.

Kemenangan ini sangat penting bagi Milan untuk terus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Untuk itu ia meminta para pemainnya untuk tampil maksimal.

“Target kami adalah memperbaiki posisi di liga dan mengembalikan Milan ke posisi yang seharusnya,” beber Pioli.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan timnya tetap harus mempersiapkan diri dengan baik. Mereka harus berpikir untuk bisa meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Dengan cara itu mereka bisa terus memperbaiki posisi di tabel klasemen.

“Kami harus berpikir kalau setiap pertandingan itu adalah yang paling penting. Itu adalah satu-satunya cara untuk melihatnya,” sambungnya.

Sementara itu ia menolak untuk membicarakan target finish di akhir musim. Baginya yang terpenting adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin di setiap pertandingan.

“Bukan saatnya berpikir soal di mana kami akan finis pada 24 Mei. Kami harus tetap fokus dan terus berkembang. Kami harus memperkuat hal positif yang sudah kami lakukan sejauh ini dan mengatasi kesulitan. Kami hanya berpikir soal besok, mencari performa untuk meningkatkan posisi di liga,” pungkasnya.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

31-08-2019 Milan 1-0 Brescia (Serie A)

24-04-2011 Brescia 0-1 Milan (Serie A)

05-12-2010 Milan 3-0 Brescia (Serie A)

29-11-2006 Brescia 1-2 Milan (Coppa Italia)

09-11-2006 Milan 4-2 Brescia (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Brescia:

19-12-2019 Brescia 0-2 Sassuolo (Serie A)

22-12-2019 Parma 1-1 Brescia (Serie A)

05-01-2020 Brescia 1-2 Lazio (Serie A)

12-01-2020 Sampdoria 5-1 Brescia (Serie A)

19-01-2020 Brescia 2-2 Cagliari (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AC Milan:

22-12-2019 Atalanta 5-0 Milan (Serie A)

06-01-2020 Milan 0-0 Sampdoria (Serie A)

11-01-2020 Cagliari 0-2 Milan (Serie A)

16-01-2020 Milan 3-0 SPAL (Coppa Italia)

19-01-2020 Milan 3-2 Udinese (Serie A).

Perkiraan Starting Line-up Brescia versus AC Milan:

Brescia (4-3-1-2): Joronen; Sabelli, Cistana, Chancellor, Mateju; Bisoli, Tonali, Romulo; Skrabb, A Donnarumma, Torregrossa.

Pelatih: Eugenio Corini.

AC Milan (4-4-2): G Donnarumma; Conti, Musacchio, Romagnoli, Theo Hernandez; Castillejo, Kessie, Bennacer, Calhanoglu; Rafael Leao, Zlatan Ibrahimovic.

Pelatih: Stefano Pioli.

Jadwal Pertandingan Jumat, 24 Januari 2020: Liverpool Vs Wolves di Liga Inggris

Liverpool akan kembali bertanding dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Si Merah akan melakoni laga tandang. Kali ini The Reds akan melawat ke markas Wolverhampton Wanderers.

Saat ini Liverpool berstatus pemuncak klasemen dengan raihan total 64 poin dari 22 pertandingan. Liverpool unggul jauh dari Manchester City di urutan kedua dengan tabungan total 51 poin dari 24 laga.

Sementara itu Wolves berada di urutan ketujuh dengan tabungan total 34 poin dari 23 laga. Wolvees berjarak enam poin dari Chelsea di posisi keempat. Sementara itu Wolves hanya kalah selisih gol dari Tottenham Hotspur dan Manchester United yang berada di depannya.

Performa impresif Liverpool musim ini menuai decak kagum. Salah satu apresiasi datang dari bintang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe. Pemain internasional Prancis itu menilai Liverpool tak ubahnya mesin.

“Apa yang Liverpool lakukan saat ini luar biasa. Mereka seperti mesin, mereka sudah menemukan ritmenya, dan itu mereka lakukan berulang kali,” beber Mbappe.

Lebih lanjut mantan pemain AS Monaco itu mengatakan para pemain Liverpool selalu memetik kemenangan di tengah padatnya jadwal pertandingan.

“Mereka belum pernah kalah. Anda mungkin berpikir itu mudah tapi tidak. Para pemain itu fokus penuh, mereka bermain sekali setiap tiga hari, dan mereka menang, menang, dan menang lagi,” lanjutnya.

Selain itu ia juga menyebut Liverpool sebagai tim kuat. Ia juga mengapresiasi pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang disebut sebagai salah satu manajer yang luar biasa.

“Kini masalahnya adalah semua orang menonton Liverpool, dan semua orang melihat apa yang kami bisa lakukan saat menghadapi mereka. Jadi mereka harus lebih kuat lagi, tapi mereka adalah tim yang sangat bagus dengan manajer luar biasa,” tegasnya.

Sementara itu dari pentas Piala FA akan mempertandingkan Tranmere Rovers versus Watford. Laga ini akan digelar di kandang tim yang disebutkan pertama.

Jadwal pertandingan selengkapnya pada Jumat, 24 Januari 2020 seperti dilansir dar ipanditfootball.com:

Jumat, 24 Januari 2020
02.45 Piala FA Inggris Tranmere Rovers vs Watford FC Streaming
03.00 Liga Primer Inggris Wolverhampton Wanderers vs Liverpool FC Mola TV; Aplikasi, Parabola, Polytron Streaming
03.00 Piala Raja Spanyol Deportivo Leonesa vs Atletico Madrid Streaming
03.00 Piala Raja Spanyol Rayo Vallecano vs Real Betis Streaming
21.00 Liga Champions CAF FC Platinum vs Al Hilal Omdurman Streaming
22.40 Liga Para Bintang Qatar Al-Arabi vs Al-Duhail Streaming

 

Barcelona Menang Susah Payah Atas Tim Divisi 3 di Copa del Rey

Barcelona harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di babak 32 besar Copa del Rey. Menghadapi tim dari divisi tiga, Ibiza di Estadion Municipal de Can Misses pada Kamis, 23 Januari 2020 diin hari WIB, Blaugrana hanya mampu menang dengan skor tipis 2-1.

Sepasang gol Barcelona diborong oleh Antoine Griezmann di menit ke-72 dan 90+4. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Josep Caballe Martin di menit kesembilan. Hasil ini membuat Barcelona melangkah ke babak selanjutnya.

Barcelona tidak menurunkan komposisi terbaik di laga ini. Pelatih Queue Setien tidak menurunkan beberapa pemain utama seperti Luis Suarez dan sang kapten, Lionel Messi. Gerard Pique pun tidak dimainkan.

Tak heran Barcelona cukup kesulitan untuk mengembangkan permainan. Bahkan tuan rumah lebih dulu kebobolan di awal pertandingan. Tepatnya menit kesembilan Pep Caballe sukses menuntaskan umpan Javi Perez Mateo.

Barcelona terus mendapat tekanan sepanjang babak pertama. Untungnya Barcelona mampu menghindarkan gawangnya dari kebobolan lebih banyak gol.

Barcelona baru bisa mendapatkan momentum untuk bangkit di babak kedua. Pertengahan babak kedua, Griezmann berhasil menyamakan kedudukan dan mencetak satu gol tambahan untuk mengunci kemenangan Barcelona.

“Tidak, saya tak menyukai performa dari tim tadi. Saya akan lebih suka kalau pertandingannya diselesaikan dengan cara berbeda. Tapi di tempat seperti ini memang lebih sulit,” beber Queque Setien usai laga.

Lebih lanjut pelatih anyar Blaugrana itu mengatakan lawan bermain agresif dan penuh intensitas. Timnya perlu meningkatkan permainan dari pertandingan ke pertandingan.

“Mereka agresif dan intens dalam bertahan, pertandingannya tidaklah mudah. Kami mengambil kesimpulan-kesimpulan untuk ke depannya. Ketika Anda melakukan sejumlah hal dengan buruk, saat itulah Anda bisa meningkatkan sejumlah hal pula,” sambungnya.

Meski gagal menang, Setien tetap memberikan apresiasi terhadap Ibiza. Ia mengakui lawannya itu membuat mereka kerepotan.

“Saya memberikan kredit besar untuk Ibiza, yang tampil bagus. Pertandingan ini tidak mudah buat kami. Kami kesulitan. Juga, mereka memimpin duluan yang membuat segala sesuatunya lebih rumit,” tegasnya.

Susunan Pemain Ibiza versus Barcelona:

Ibiza: German Parreno; Kike Lopez, Gonzalo de la Fuente, Mariano Gomez, Francisco Grima; Javi Perez Mateo, MIguel Nunez, Javi Lara (Kwasi Sibo 77′); Pep Caballe (Fran Carbia 86′), Angel Rodado (Mendoza 73′), Rai Nascimento de Oliveira.

Pelatih: Pablo Alforo

Barcelona: Neto; Sergi Roberto, Clement Lenglet, Junior Firpo; Nelson Semedo, Ivan Rakitic (Arturo Vidal 81′), Frenkie de Jong, Riqui Puig (Arthur 71′), Ansu Fati; Antoine Griezmann, Carles Perez (Jordi Alba 59′).

Pelatih: Queque Setien

Usai Dipermalukan Liverpool, Man United Jamu Burnley

Manchester United akan menghadapi Burnley di pekan ke-24 Liga Primer Inggris. Pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Kamis, 23 Januari 2020 dini hari WIB.

Laga ini bisa menjadi pelampiasan atas kekalahan di laga sebelumnya menghadapi Liverpool. Saat itu The Red Devils kalah dua gol tanpa balas.

Bermain di kandang sendiri membuat Si Merah berambisi memetik poin penuh. Hal ini penting untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Namun demikian United tidak akan tampil dengan kekuatan terbaik. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer belum bisa memainkan salah satu andalan di lini depan yakni Marcus Rashford yang masih dibekap cedera.

Hal ini tentu menjadi masalah tersendiri bagi Setan Merah yang butuh kemenangan. Sebagaimana dikatakan Solskjaer, ceedera Rashford tak ubahnya pukulan bagi timnya.

“Cedera yang dialami Marcus Rashford, merupakan pukulan bagi kami, tetapi itu sepakbola di mana segala kemungkinan dapat terjadi. Dengan absennya Rashford, dalam beberapa laga kami akan lebih banyak memainkan Mason Greenwood,” beber Solskjaer.

Dengan modal negatif, pelatih asal Norwegia itu tetap optimistis. Apalagi di laga kontra Liverpool, Setan Merah mampu memberikan perlawanan.

“Tentu saja seorang pelatih tidak akan gembira ketika mengalami kekalahan. Gol pertama sangat mengecewakan untuk terjadi, sebuah gol dari set piece. Kami tidak bereaksi dengan baik. Namun dalam 30 menit terakhir saya rasa kami tampil luar biasa,” ungkap Solskjaer terkait laga kontra Liverpool.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

29-12-2019 Burnley 0-2 MU (EPL)

30-01-2019 MU 2-2 Burnley (EPL)

02-09-2018 Burnley 0-2 MU (EPL)

20-01-2018 Burnley 0-1 MU (EPL)

26-12-2017 MU 2-2 Burnley (EPL)

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

05-01-2020 Wolverhampton 0-0 MU (FA Cup)

08-01-2020 MU 1-3 City (Carabao Cup)

11-01-2020 MU 4-0 Norwich (EPL)

16-01-2020 MU 1-0 Wolverhampton (FA Cup)

19-01-2020 Liverpool 2-0 MU (EPL)

5 Pertandingan Terakhir Burnley

29-12-2019 Burnley 0-2 MU (EPL)

01-01-2020 Burnley 1-2 Aston Villa (EPL)

04-01-2020 Burnley 4-2 Peterborough (FA Cup)

11-01-2020 Chelsea 3-0 Burnley (EPL)

19-01-2020 Burnley 2-1 Leicester (EPL)

Perkiraan Starting Line Up Manchester United versus Burnley:

Manchester United (4-2-3-1): David De Gea; Aaron Wan-Bissaka, Eric Bailly, Harry Maguire, Brandon Williams; Nemanja Matic, Fred; Mason Greenwood, Juan Mata, Daniel James; Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Burnley (4-4-2): Nick Pope; Phil Bardsley, Ben Mee, James Tarkowski, Charlie Taylor; Jeff Hendrick, Ashley Westwood, Jack Cork, Dwight McNeil; Chris Wood, Jay Rodriguez.

Pelatih: Sean Dyche

Sbobet : Hi-Lo Games Yin Yang Treasure

Yin yang treasure dari Bandar Sbobet ini merupakan jenis permainan Hi-Lo Games berbasis penebakan angka yang bisa dimainkan dengan mudah dan hanya mengandalkan keberuntungan pemain. Setiap permainan yang dikeluarkan sbobet sudah tidak dapat diragukan lagi dan selalu memberikan kemudahan dan kemenangan kepada pemain setianya, sbobet juga merupakan perusahaan gaming yang sudah dikenal akrab serta penyedia permainan terbesar dan sudah dipercaya oleh seluruh pemain judi online.

Yin Yang merupakan filsafat dari tiongkok klasik dimana Yin merupakan negatif, gelap dan pasif, berbeda dengan Yang yang merupakan positif, cerah dan aktif. Kedua senyawa ini sering digabungkan menjadi YinYang yang artinya gelap-terang, positif-negatif dan hitam-putih. Filsafat ini sangat terkenal di seluruh dunia dan dianggap sebagai lambang suci.

Kamu juga bisa memainkan permainan ini menggunakan uang asli sebagai taruhan pada permainan ini dan apabila menang kamu dapat melakukan penarikan kredit menjadi uang asli. Jadi bermain permainan ini disamping sebagai hiburan juga bisa kamu jadikan sebagai ladang untuk mencari keuntungan. Yuk simak cara bermain yin yang treasure dengan mudah.

Cara bermain Yin Yang Treasure

Untuk bermain permainan ini kamu cukup menebak angka dimana cahaya hijau akan berjalan secara acak dan berhenti pada salah satu angka yang ada. ada beberapa kelompok atau jenis taruhan yang bisa kamu pilih yaitu:

Yin yang- kamu bisa memasang simbol Yin Yang yang berada di tengah papan dengan pembayaran 1 banding 23.
Angka – terdapat 8 angka yang terbagi menjadi 3 set 1-8 yang bisa kamu pilih dengan pembayaran 1 banding 7.
Inside outside – papan terbagi menjadi luar dan dalam dan kamu bisa melakukan taruhan cahaya akan berhenti pada lingkaran dalam atau luar dengan pembayaran inside 1 banding 2 dan outside 1 banding 0.5.
Grup – kamu bisa memilih Phoenix, Tiger, Dragon atau kura-kura dengan pembayaran 1 banding 3.
Big Small – menebak besar kecil angka dengan pembayaran 1 banding 1.
Black dan white – menebak angka yang keluar hitam atau putih dengan pembayaran 1 banding 1.
Kamu bisa menggunakan papan taruhan yang ada di sebelah kiri layar atau langsung ke dalam papan Yin Yang yang tersedia yang disebut dengan straight up dan akan dibayar dengan 1 banding 23.

Cara menang bermain Hi-Lo Games Yin Yang Treasure

yin yang trasure sbobet

Sebelum kamu memulai permainan, pastikan kamu sudah memilih stake atau taruhan sesuai dengan yang kamu inginkan lalu melakukan putaran. Setelah itu kamu tinggal menunggu hasil akhir dari cahaya yang berputar mengelilingi papan sampai berhenti.

Untuk melakukan putaran pun disarankan untuk melihat history permainan di sebelah kanan layar terlebih dahulu, karena biasanya hasil dari permainan akan sama dengan beberapa putaran ke depan. Stake yang kamu pilih juga harus sesuai dengan saldo yang kamu punya, jangan sampai bermain dengan nafsu dan langsung menghabiskan chip milikmu.

Hindari melakukan taruhan hanya pada 1 opsi saja karena pada permainan ini kamu harus menyebar pada beberapa opsi taruhan sekaligus, jika taruhan yang satu itu tidak lolos masih bisa dibantu membalikkan modal dari opsi taruhan lainnya.

Hi-Lo Games Yin Yang Treasure ini bisa dengan mudah memberikanmu kemenangan dan Bagi kamu yang ingin mencoba bermain permainan ini bisa melalui Agen Judi Online yang sudah terpercaya di dunia.

Bungkam Manchester United, Liverpool Semakin Jauh dari Para Pesaing

Perjalanan Liverpool di pentas Liga Primer Inggris musim ini sungguh mentereng. Hingga pekan ke-23 tim tersebut belum juga terkalahkan. Sebagai gantinya, The Reds semakin nyaman di puncak klasemen.

Terkini, tim besutan pelatih Jurgen Klopp itu baru saja meraih kemenangan di pekan ke-23 saat menjamu Manchester United di Stadion Anfield pada Minggu, 19 Januari 2020 malam WIB. Si Merah membungkam tamunya dua gol tanpa balas. Sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Virgil Van Dijk di menit ke-14 dan Mohamed Salah di menit ke-90+4.

Kemenangan ini membuat Liverpool berhak atas tiga poin untuk melengkapi koleksi poin menjadi 64. Liverpool unggul 16 poin dari sang juara bertahan, Manchester City di urutan kedua. Beberapa jam sebelumnya Manchester City gagal meraih poin sempurna setelah hanya mampu bermain imbang.

Sementara itu kekalahan ini membuat Manchester United gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Setan Merah tertahan di urutan kelima dengan raihan total 34 poin dari 23 pertandingan. United tertinggal 14 poin dari Manchester City di urutan kedua.

Tampil di kandang sendiri membuat Liverpool bermain penuh percaya diri. Sejak menit awal Liverpool mampu menciptakan sejumlah peluang. Liverpool sukses memecah kebuntuan di menit ke-14. Van Dijk berhasil memenangi duel udara saat menyambut sepak pojok. Tandukan Van Dijk tak mampu digagalkan David De Gea yang berada di bawah mistar gawang United.

United terus menggempur. Beberapa peluang emas pun tercipta. Namun hingga babak pertama berakhir tidak ada tambahan gol. Di babak kedua, kedua tim berusaha menciptakan peluang. Tim tamu beberapa kali mengancam gawang Liverpool.

Namun tuan rumah yang terus menekan akhirnya sukses menggandakan keunggulan jelang bubaran. Salah sukses memperdaya De Gea untuk membawa Liverpool menjauh. Gol ini sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah.

Usai pertandingan Klopp mengatakan dirinya sangat menikmati laga itu. Bahkan pelatih asal Jerman itu mengatakan mereka seharusnya mampu menciptakan lebih banyak gol dilihat dari banyaknya peluang dan kesempatan emas yang dimiliki.

Susunan pemain Liverpool versus Manchester United:

Liverpool (4-3-3): 1-Alisson (GK); 26-Andrew Robertson, 4- Virgil van Dijk, 12-Joseph Gomez, 66-Trent Alexander-Arnold; 5-Georginio Wijnaldum, 14-Jordan Henderson, 15-Alex Oxlade-Chamberlain (20-Adam Lallana 66′); 10-Sadio Mane (3-Fabinho 83′), 9-Roberto Firmino (27-Divock Origi 83′), 11-Mohamed Salah.

Pelatih: Juergen Klopp

Manchester United (4-2-3-1): 1- David de Gea (GK); 5-Harry Maguire, 23-Luke Shaw (20-Diogo Dalot 87′), 2-Victor Lindelof; 53-Brandon Williams (26-Mason Greenwood 74′), 29-Aaron Wan-Bissaka, 31-Nemanja Matic, 17-Fred; 21-Daniel James, 15-Adreas Pereira (8-Juan Mata 74′); 9-Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Komentar Klopp Usai Liverpool Bekuk Manchester United

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp angkat bicara usai timnya membungkam Manchester United di pekan ke-23 Liga Primer Inggris. Bermain di kandang sendiri di Stadion Anfield pada Minggu, 19 Januari 2020, The Reds membungkam tamunya dua gol tanpa balas.

Klopp mengatakan United tampil baik di laga itu. Bahkan di babak kedua, ia menyebut Setan Merah tampil membaik. Ia menyebut lawannya itu bahkan mampu menciptakan sejumlah peluang.

“Tapi MU bangkit di akhir babak kedua. Di babak kedua kami menciptakan beberapa peluang dan memainkan sepakbola super. Tapi kami tidak melakukannya (bikin gol kedua), kami tahu MU akan bangkit dan mereka benar melakukannya. Kami mencetak gol kedua, dan itu sangat melegakan,” beber Klopp.

Jurgen Klopp mengatakan dirinya sangat menikmati pertandingan. Ia bahkan mengklaim timnya seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol.

“Saya sangat menikmati pertandingannya. Saya memilih kami sudah unggul 2, 3, 4-0 setelah laga berjalan 60 menit – itu bagus untuk (meredakan) ketegangan. Kami memainkan sepakbola yang sensasional. Kami harusnya bisa mencetak gol lebih banyak. Kami bisa saja mencetak gol lebih banyak, kami harusnya bisa bikin gol lebih banyak.” tegas Klopp.

Selain itu Klopp juga menanggapi reaksi para pendukung Liverpool. Para penggemar selalu menyanyikan chant akan gelar juara Liga Primer Inggris yang semakin di depan mata. Klopp mengatakan tidak ada yang salah dengan nyanyian tersebut.

“Mereka boleh menyanyikan itu, mereka sudah menyanyikannya beberapa kali, saya pikir, saya tidak punya masalah dengan itu.” Tegas Klopp.

Kemenangan ini membuat Liverpool berhak atas tiga poin untuk melengkapi koleksi poin menjadi 64. Liverpool unggul 16 poin dari sang juara bertahan, Manchester City di urutan kedua. Beberapa jam sebelumnya Manchester City gagal meraih poin sempurna setelah hanya mampu bermain imbang.

Sementara itu kekalahan ini membuat Manchester United gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Setan Merah tertahan di urutan kelima dengan raihan total 34 poin dari 23 pertandingan. United tertinggal 14 poin dari Manchester City di urutan kedua.

Sebagaimana diketahui, sepasang gol tuan rumah dicetak oleh Virgil Van Dijk di menit ke-14 dan Mohamed Salah di menit ke-90+4.

Usai pertandingan Salah mengatakan dirinya sangat senang karena bisa mencetak gol apalagi ia baru saja pulih dari cedera

“Seperti yang Anda lihat, pada hari ini aku kembali dari cedera jadi kami memenangi pertandingan. Aku sangat gembira untuk tim sekarang. Kami menikmati momennya dan mudah-mudahan tuntas seperti itu,” beber Salah usai laga.

Manchester City Gagal Raih Poin Penuh di Pekan ke-23 Liga Inggris

Manchester City harus menelan kekecewaan di pekan ke-23 Liga Primer Inggris. Bermain di kandang sendiri di Stadion Etihad pada Sabtu, 18 Januari 2020 malam WIB, klub berjuluk The Citizen itu gagal mendulang poin sempurna saat menjamu Crystal Palace.

Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2 sehingga Manchester Biru harus puas dengan raihan satu poin. Tambahan satu poin ini belum cukup untuk memangkas jarak dengan Liverpool di puncak klasemen sementara. Jarak di antara kedua tim pun semakin terbentang lebar.

Sepasang gol City di laga ini dicetak oleh Sergio Aguero yang memborong dua gol di menit ke-82 dan 87. Sementara itu sepasang gol tim tamu dicetak oleh Cenk Tosun di menit ke-39 dan gol bunuh diri bek City, Fernandinho di menit ke-90.

Meski tampil di kandang sendiri, City tak mampu menampilkan permainan maksimal. Buktinya mereka harus tertinggal satu gol di babak pertama setelah Tosun menggetarkan gawang City yang dijaga Ederson Moraes.

City baru bisa menyamakan kedudukan selepas menit ke-80 dan berbalik unggul lima menit kemudian. Sayangnya keunggulan City tak bertahan lama. Dua menit berselang Fernandinho melakukan kesalahan yang berujung gol. Kedua tim pun harus berbagi satu poin.

Usai pertandingan pelatih City, Pep Guardiola mengatakan pihaknya memiliki banyak peluang. Namun dari berbagai percobaan tak berbarengan dengan gol yang tercipta.

“Kami melepaskan 25 tembakan dan saya tak tahu ada berapa tendangan sudut yang didapat. Kami sudah melakukan segala cara untuk memenangi pertandingan dan malangnya pada akhirnya kami kehilangan dua angka karena kami tak bisa mengantisipasi serangan balik,” beber Guardiola usai laga.

Sementara itu di kesempatan berbeda, pelatih asal Spanyol itu menegaskan dirinya masih akan bertahan di Etihad Stadium musim depan.

“Saya katakan berkali-kali, Saya akan tetap 100 persen di sini kecuali klub memecat saya. Yang pasti, 100 persen saya akan bertahan di sini musim depan,” beber Guardiola.

“Hal ini bukan karena kami memenangkan dua pertandingan terakhir atau bermain lebih baik beberapa bulan terakhir. Ini karena saya menikmati bekerja dengan tim ini dan saya menyukainya,” tegasnya lagi.

Susunan pemain Manchester City versus Crystal Palace:

Manchester City (4-3-3): 31-Ederson; 5-John Stones, 22-Benjamin Mendy, 25-Fernandinho, 27-Joao Cancelo; 8-Ilkay Gundogan, 17-Kevin De Bruyne, 21-David Silva (9-Gabriel Jesus 62′); 7-Raheem Sterling (16-Rodrigo 89′), 10-Sergio Aguero, 20-Bernardo Silva (26-Riyad Mahrez 73′).

Pelatih: Pep Guardiola

Crystal Palace (4-5-1): 31-Vicente Guaita; 24-Gary Cahill, 5-James Tomkins, 34-Martin Kelly, 44-Jairo Riedewald (2-Joel Ward 88′); 22-James McCarthy, 8-Cheikhou Kouyate, 9-Jordan Ayew, 11- Wilfried Zaha, 18-James McArthur; 20-Cenk Tosun (21-Connor Wickham 81′).

Pelatih: Roy Hodgson

Juventus Jamu Parma di Pekan ke-20 Serie A

Juventus akan memainkan pertandingan ke-20 di Serie A Italia saat menjamu Parma di Stadion Allianz pada Minggu, 19 Januari 2020 waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Pertandingan ini akan menentukan posisi Juventus sebagai pemuncak klasemen sementara.

Bila mampu memenangi laga ini maka Juventus akan tetap menguasai posisi teratas, menjaga jarak dengan Inter Milan di urutan kedua. Saat ini Juventus mengemas total 48 poin dari 19 pertandingan. Nyonya Tua memimpin dua angka dari Inter Milan di urutan kedua.

Juventus memiliki modal bagus jelang laga ini. Selain sebagai pemuncak klasemen, Juventus juga baru saja membekuk Udinese di pentas Coppa Italia pada tengah pekan ini.

Meski begitu Parma bukan tim yang mudah dikalahkan. Sebagaimana dikatakan pelatih Juventus, Maurizio Sarri, Parma adalah tim yang solid dengan fisik yang hebat.

“Parma adalah tim solid yang bermain dengan fisik hebat dan penyerang yang kuat. Posisi mereka saat ini di klasemen tidak mengagetkan,” beber Sarri.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan Parma memiliki keunggulan terutama dalam serangan balik cepat. Situasi ini perlu diantisipasi Bianconeri bila tidak ingin tersandung di kandang sendiri.

“Mereka juga sangat berbahaya saat melakukan serangan balik dan mendapatkan hasil-hasil bagus saat melakoni laga tandang. Sikap kami harus tidak membolehkan mereka dalam situasi yang mereka inginkan,” lanjutnya.

Sarri tentu akan menurunkan formasi terbaik di laga ini. Ia juga akan mempertimbangkan untuk kembali memainkan tiga pemain bintang sekaligus.

“Kami lihat bagaimana semua pemain berlatih dan kemudian memutuskan. Itu bukan karena kami berada di Serie A, sebab ada beberapa kesempatan di Premier League ketika saya memutuskan untuk tidak menggunakan sistem seperti itu. Itu bergantung kepada keseimbangan tim dan tipe permainan seperti apa yang ingin diterapkan,” tegas Sarri.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24-08-2019 Parma 0-1 Juventus (Serie A)

03-02-2019 Juventus 3-3 Parma (Serie A)

02-09-2018 Parma 1-2 Juventus (Serie A)

11-04-2015 Parma 1-0 Juventus (Serie A)

28-01-2015 Parma 0-1 Juventus (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Juventus:

19-12-2019 Sampdoria 1-2 Juventus (Serie A)

22-12-2019 Juventus 1-3 Lazio (Supercoppa)

06-01-2020 Juventus 4-0 Cagliari (Serie A)

13-01-2020 Roma 1-2 Juventus (Serie A)

16-01-2020 Juventus 4-0 Udinese (Coppa Italia).

5 Pertandingan Terakhir Parma:

15-12-2019 Napoli 1-2 Parma (Serie A)

22-12-2019 Parma 1-1 Brescia (Serie A)

06-01-2020 Atalanta 5-0 Parma (Serie A)

14-01-2020 Parma 2-0 Lecce (Serie A)

17-01-2020 Parma 0-2 Roma (Coppa Italia).

Perkiraan Starting line up Juventus versus Parma:

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny; Juan Cuadrado Leonardo Bonucci, Matthijs De Ligt, Alex Sandro; Adrien Rabiot, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi; Aaron Ramsey; Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Parma (4-3-3): Luigi Sepe; Matteo Darmian, Simone Iacoponi, Bruno Alves, Riccardo Gaghliolo; Juraj Kucka, Hernani, Jasmin Kurtic; Dejan Kulusevski, Roberto Inglese, Gervinho.

Pelatih: Roberto D’Aversa.

Roma Melawat ke Markas Genoa di Pekan ke-20 Serie A

AS Roma akan menghadapi Genoa di pekan ke-20 Serie A Italia. Laga ini akan digelar di Stdaion Luigi Ferais yang merupakan kandang Genoa pada Senin, 20 Januari 2020 dini hari WIB.

Di atas kertas Serigala Roma berpeluang meraih kemenangan. Hal ini berkaca pada catatan pertemuan yang lebih berpihak pada Roma. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Roma tak pernah menuai pil pahit. Empat kemenangan dan tiga hasil seri dalam head to head kedua tim membuat Roma diprediksi akan memenangi laga ini.

Namun demikian Genoa bukan tim yang bisa dikalahkan begitu saja. Tampil di kandang sendiri membuat semangat dan motivasi para pemain Genoa akan bertambah.

Pelatih Roma, Paulo Fonseca pun menegaskan timnya mematok target kemenangan di laga ini. Kemenangan adalah target utama mereka sebagai persiapan untuk menghadapi pertandingan penting berikutnya.

“Kami bermain untuk menang dan akan menghadapi Juventus di babak selanjutnya. Ini akan sulit bermain tandang, tetapi kami harus selalu mengincar kemenangan di lapangan,” beber Fonseca.

“Saya hampir menyukai segalanya dalam performa malam inni. Kami bertahan dengan baik dan memiliki kans mencetak gol di babak pertama. Laga menjadi terbuka di paruh kedua dan kami mampu menciptakan dua gol,” lanjut Fonseca.

Fonseca pun enggan berbicara banyak terkait bursa transfer musim dingin ini. Beberapa pemain dikaitkan dengan Roma. Namun demikian ia enggan membeberkan hal itu lebih lanjut.

“Pasar transfer pemain? Saya tidak bicara tentang siapa pun. Baik Politano maupun Ibanez belum tiba, tapi Politano adalah pemain yang baik,” tegas Fonseca.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

26-08-2019 Roma 3-3 Genoa (Serie A)

05-05-2019 Genoa 1-1 Roma (Serie A)

17-12-2018 Roma 3-2 Genoa (Serie A)

19-04-2018 Roma 2-1 Genoa (Serie A)

26-11-2017 Genoa 1-1 Roma (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Genoa:

15-12-2019 Genoa 0-1 Sampdoria (Serie A)

22-12-2019 Inter 4-0 Genoa (Serie A)

06-01-2020 Genoa 2-1 Sassuolo (Serie A)

10-01-2020 Torino 1-1 Genoa (Coppa Italia)

13-01-2020 Verona 2-1 Genoa (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

16-12-2019 Roma 3-1 SPAL (Serie A)

21-12-2019 Fiorentina 1-4 Roma (Serie A)

06-01-2020 Roma 0-2 Torino (Serie A)

13-01-2020 Roma 1-2 Juventus (Serie A)

17-01-2020 Parma 0-2 Roma (Coppa Italia).

Perkiraan Starting line up Genoa versus Juventus:

Genoa (3-5-1-1): Mattia Perin; Davide Biraschi, Edoardo Goldaniga, Christian Romero; Paolo Ghiglione, Stefano Sturaro, Ivan Radovanovic, Filip Jagiello, Peter Ankersen; Goran Pandev; Andrea Favilli.

Pelatih: Davide Nicola.

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Leonardo Spinazzola, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Juan Jesus; Amadou Diawara, Jordan Veretout; Cengiz Under, Lorenzo Pellegrini, Diego Perotti; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.